KEIKUTSERTAAN GKI PC1 DALAM ACARA CHRISTMAS HYMN FESTIVAL YKB
“Ya, Yesus sekarang hatiku tent’ram. Engkaulah temanku di malam kelam.
Ya, Yesus Tuhanku dengar doaku, tetaplah sertaku dengan kasih-Mu.”
Video bisa ditonton di : CHRISTMAS HYMN FESTIVAL
(di menit ke 24:30)
Kalimat yang diambil dari sebuah lagu Natal (syair asli Away in a Manger) yang ditulis oleh William James Kirkpatrick (1895) dan diterjemahkan oleh Yamuger pada tahun 1980 terasa mengena sekali. Pandemi Covid-19 ini mengubah banyak sekali rutinitas lama. Di satu sisi, keadaan ini memang membatasi latihan bersama di gedung gereja, baik itu paduan suara maupun tim musik. Namun, jika dipandang dari sisi lain, masing-masing anggota “dipaksa” untuk beradaptasi dengan cepat, bergerak lebih cepat, belajar lebih cepat, dan mau tidak mau, membuat diri kita lebih mandiri dalam berlatih dan menguasai lagu.
Tim musik gabungan ini dibentuk pada tahun 2019. Awalnya, tim ini melayani bersama dalam acara Malam Puji dan Doa. Lalu, kembali melayani bersama dalam Ibadah Peneguhan Pdt. Naya Widiawan Sudharmo sebagai salah satu gembala di GKI PC1. Selanjutnya, tim ini melayani lagi dalam Ibadah Malam Natal dan Ibadah Perayaan Natal. Pemain biola, clarinet, saxophone, dan contrabass juga sempat bermain bersama GKI Orchestra yang melayani sebagai pemusik pada Ibadah Minggu Prapaskah pertama, tepatnya pada 1 Maret 2020. Ibadah pada 15 Maret 2020 merupakan ibadah onsite terakhir yang terlaksana. Setelah itu, mayoritas persembahan pujian dilakukan secara online (pembuatan video virtual).
Menghasilkan sebuah pujian virtual secara umum sangat tidak mudah. Contohnya dalam kegiatan kali ini, prosesnya dimulai dari pembuatan aransemen musik dan aransemen SATB oleh Erika Trisnadi. Kemudian, mididimasukkan ke dalam Digital Audio Workstation (DAW) untuk pembuatan musik panduan rekaman. Baru selanjutnya dapat dibagikan ke seluruh anggota yang terlibat. Rekaman audio dan video dilakukan masing-masing anggota secara mandiri di rumah menggunakan aplikasi rekaman suara dan kamera yang terdapat di perangkat elektronik pribadi. Ada juga beberapa anggota yang melakukan perekaman audio dan video di gereja (dibantu oleh Ibu Hannah Achmadi) karena tidak memiliki alat musik dan perangkat perekaman yang memadai di rumah. Setelah seluruh hasil rekaman terkumpul dalam google drive, audio berjumlah 42 baris ini diolah oleh Kingly J. Liow dan video berjumlah 38 diolah oleh Gilbert Christopher. Hasil keseluruhannya kemudian digabungkan dan dikirimkan ke pihak YKB untuk dinilai dan diolah lagi ke dalam video Christmas Hymn Festival yang ditayangkan tanggal 25 Desember 2020.
Total waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan video pujian virtual ini kurang lebih 26 hari, atau hampir satu bulan. Kesulitan yang dihadapi adalah jika tadinya pengarahan bisa dilakukan secara tatap muka di gereja sekaligus latihan bersama, kali ini pengarahan penyanyi dan tim musik hanya dapat dilakukan melalui aplikasi zoom dari rumah masing-masing. Ditambah lagi, ternyata kondisi “new normal” ini tidak membuat kesibukan masing-masing anggota berkurang, malah kadang menjadi 2-3x lipat banyaknya. Luar biasanya, anggota GKI PC1 yang terlibat memang penuh semangat, mau berlatih, dan mau berjuang bersama untuk menghasilkan pelayanan yang baik.
Pemusik yang ikut serta dari GKI PC1 berjumlah 17 orang, dengan formasi sebagai berikut: Benyamin Ronaldo (Piano), Athalia Melina dan Jessica Nathania (electone), Dean Febrius Chanjaya, Joycelyn Isoka, dan Stephanie Epiphania memainkan keyboard untuk suara pengisi (glockenspiel, tubular-bells, timpani, flute, dsb.), Chris Rus memainkan Drum, Harel Susilo (Triangle), Dhea Mariesta Chanjaya dan Erika Trisnadi (clarinet), Amadea Rafaela Gunawan, Bethania Shelene, Ezra Julyel Sipahutar, Gladys Nathania, Hansen Susilo, Henry Susilo (biola), sedangkan Kingly J. Liow memainkan contrabass.
Penyanyi yang ikut serta dari GKI PC1 tersebar dari rentang usia anak-remaja-pemuda-dewasa dan mewakili unsur-unsur musik berjumlah 21 orang dengan formasi: penyanyi anak-anak, yaitu Agatha Eirene Winata, Shaun Aaron Huang, Shean Aaron Huang, Sidney Sania Sinaga, dan Theo Osarao Zebua; penyanyi dewasa suara sopran beranggotakan Anisa Lukmarda, Endah Dwi Hendriati, Meyviane Pricilia Gloria Tantu, dan Seripani Sinaga; suara alto beranggotakan Evy Christiana, Junita Kwardianti, Shelly Sinaga, dan Siti Rohana Zainab; suara tenor beranggotakan Alfres Zacharias, Reinhart Gabriel, Richard Tampi, dan Sahala Yuda Manullang; suara bass beranggotakan Dante Dewantoro, Gilbert Christopher, Indra, dan Iskak Agus Rachmat Utomo.
Keikutsertaan tim ini dalam acara Christmas Hymn Festival untuk menyambut undangan serta mendukung tujuan YKB dalam menyediakan sebuah wadah puji-pujian Natal, terutama bagi gereja-gereja yang tidak memiliki kesempatan untuk mengadakan ibadah daring di gereja masing-masing. Selain itu, juga berfungsi meningkatkan kembali semangat pelayanan, memupuk kekompakan, serta rasa kebersamaan sebagai sebuah keluarga besar, tidak hanya dalam GKI PC1 saja, tetapi juga GKI dalam lingkup yang lebih luas. GKI PC1 mendapat lagu dari NKB 66 berjudul “Di Dalam Palungan” dengan versi lagu ciptaan James R. Murray (1841-1905). Dengan total peserta sebanyak 21 kelompok, tim GKI PC1 mendapatkan dua nominasi, yaitu aransemen terbaik dan pemusik terbaik.
Pengalaman ini merupakan sebuah kesempatan luar biasa yang Tuhan anugerahkan kepada tim musik dan penyanyi gabungan GKI PC1, sekaligus tantangan untuk terus mengasah kemampuan bermusik dan bernyanyi bagi setiap anggota. Terlebih lagi, pengalaman ini merupakan pengingat bahwa di tengah segala keterbatasan dan ketidaknyamanan kehidupan kita saat ini, Tuhan selalu ada bersama kita—menjadi teman kita di malam gelap, selalu beserta kita dengan kasih-Nya—sesuai syair lagu yang dibawakan. Tuhan Yesus menjaga kita semua dan memberkati pelayanan kita selalu.
-Komisi Musik GKI Perumahan Citra 1-
