PERSEKUTUAN ALAM TERBUKA: USINDA
Puji Tuhan! Acara Persekutuan Alam Terbuka (PAT) umat Usinda, dengan tema “Menjalin Kasih, Merawat Kebersamaan” telah berlangsung dengan baik dan lancar. Kesan paling mendalam, umat Usinda terlihat penuh semangat mengikuti kebersamaan yang terjalin erat selama acara berlangsung sesuai tema tahun ini.
Acara PAT yang diadakan di Villa Suwelo Giri – Sentul Selatan ini diikuti oleh 80 peserta. Sebenarnya, acara ini direncanakan pada 12 September 2025. Namun, karena situasi yang kurang baik saat itu, acara diundur menjadi Jumat, 10 Oktober 2025 .
Setelah melakukan pendaftaran kembali dan semuanya sudah siap, dengan menggunakan 2 bus, sekitar pukul 07.30 kami berangkat dari gereja yang diawali dengan doa pada masing-masing bus. Di dalam bus, Komisi Usinda tak lupa menyediakan sarapan pagi berupa snack & drink bagi semua peserta. Setibanya di sana, para peserta berjalan sejenak menuju lokasi untuk foto bersama, lalu menikmati minuman hangat dan makanan ringan.
Dipandu oleh MC Ibu Eni Reyn dan Kak Angela, acara dibuka dengan lagu “Hari Ini Kurasa Bahagia”. Doa pembuka dipimpin oleh Ibu Eni Reyn dan acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Kudaki-daki” dan “Firman-Mu Pelita Bagi Kakiku”.
Selanjutnya, acara berikutnya adalah refleksi Firman oleh Pdt. Gloria Tesalonika, yang diambil dari Fil. 2: 1-5. Adapun pesan utama tema “Menjalin Kasih dan Merawat Kebersamaan” ini adalah umat usinda diminta untuk meneladani karakter Yesus yang penuh kasih dan pengampunan, hidup dalam kerendahan hati, dan dalam hidup bersama, hendaknya menaruh pikiran dan perasaan seperti Yesus. Acara pun dilanjutkan dengan menyanyikan sebuah pujian respons Firman Tuhan berjudul, “Aku Hendak Tetap Berhati Tulus” yang ditutup dengan doa syafaat dipimpin oleh Ibu Listyani Gunandar. Acara pun ditutup dengan Doa Berkat Pdt. Gloria.
Adapun makan siang bersama dibuka dengan doa oleh Oma Orry. Kemudian, acara dilanjutkan dengan games yang dipandu oleh Pdt. Gloria dan Kak Angela. Peserta dibagi menjadi 8 grup berdasarkan warna pita di lengan masing-masing peserta. Namanya juga acara kebersamaan, jadi nama sebanyak 3 games yang dimainkan, berturut-turut adalah Sambung Bersama, Tebak Bersama, dan Main Bersama.
Dalam acara “Games Sambung Bersama”, setiap anggota grup diminta untuk berbaris ke belakang. Mereka diharuskan untuk menyambung kata sesuai topik yang diberikan. Pemenangnya adalah grup dengan jumalah kata terbanyak yang tersususun sesuai topik yang diberikan dan dalam waktu yang telah ditentukan.
Sementara itu, dalam acara “Games Tebak Bersama”, setiap pemimpin grup memakai topi bertuliskan kata dan setiap peserta memberi kisi-kisi kata yang harus ditebak dalam waktu yang ditentukan sesuai dengan tidak menggunakan gerakan saat memberi instruksi.
Adapun acara “Games Main Bersama” merupakan acara yang paling heboh. Setiap grup diberi kata yang harus ditebak dan diperagakan dengan tanpa suara kepada anggota yang ada di belakangnya. Lalu, anggota yang terakhir harus menebak kata apakah yang dimaksud. Semua heboh, semua senang, semua tertawa.
Setelah pembagian hadiah bagi 3 grup pemenang, ada acara kejutan. Ada nyanyi bersama, tiup lilin, dan potong kue dalam rangka ulangtahun Pdt. Gloria. Hip hip hura!! Sehat, sukses, dan selalu bahagia Pdt. Glo!
Akhirnya, acara Persekutuan Alam Terbuka tahun ini ditutup dalam doa oleh Ibu Eni Reyn. Selanjutnya, masing-masing peserta naik ke dalam bus untuk kembali ke Jakarta sesuai dengan bus keberangkatan.
Terima kasih Bapak Ibu semuanya atas kebersamaannya. Tuhan Yesus memberkati.
